Bila anda merupakan orang yang memiliki penyakit asma, maka kini anda
dapat mencoba untuk menggunakan bintang laut sebagai cara untuk
mengobatinya. Selain itu, berdasarkan hasil studi bintang laut juga
bermanfaat untuk mengobati radang sendi. Sebuah tim peneliti dari
Scottish Association for Marine Science telah mempelajari substansi atau
bahan berlendir yang melapisi tubuh bintang laut berduri. Peneliti
menemukan bahwa bahan licin pada bintang laut lebih baik dari Teflon
untuk menghentikan puing-puing menempel pada tubuh bintang laut,
sehingga bisa menjaga kebersihannya. Dan peneliti percaya bahwa bahan
tidak lengket ini dapat dijadikan senjata baru yang penting untuk
mengobati penyakit inflamasi atau peradangan seperti asma dan radang
sendi. Penyakit peradangan seperti asma dan radang sendi merupakan
kondisi yang terjadi ketika respon alami tubuh terhadap infeksi
dipercepat diluar kendali. Hal ini membuat sel darah putih (leukosit)
yang bertugas memerangi infeksi mulai menumpuk di pembuluh darah dan
menempel pada sisi-sisinya, sehingga dapat menyebabkan kerusakan
jaringan. Lendir bintang laut dapat digunakan untuk melapisi pembuluh
darah yang akan membiarkan sel darah putih mengalir dengan mudah, jelas
Dr Charlie Bavington, peneliti utama, seperti dilansir Dailymail. Dr
Bavinton mengatakan sel-sel darah putih harus tetap mengalir pada
pembuluh darah. Jadi tim peneliti mulai mempelajari bagaimana lendir
bintang laut dapat mengatasi hal ini dan mencegah terjadinya peradangan
pada tubuh manusia. Ini dapat mengurangi jumlah obat yang harus diminum
pasien asma dan radang sendi, yang sering memiliki efek samping yang
tidak diinginkan, lanjut Dr Bavington. Hasil penelitian ini juga
didukung oleh Profesor Clive Page dari Kings College Library. Menurutnya
bintang laut sangat efektif dan telah banyak membantu pengobatan
manusia. Kami belajar sepanjang waktu dari alam tentang bagaimana
menemukan obat baru, termasuk pada bintang laut, jelas Prof Clive Page.
Source : seruu.com
Senin, 06 Agustus 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar