Sepenggal kisah
Kadang aku tak mengerti
Tingkah mu selalu berubah-ubah
Sedetik kamu sepertinya menyukaiku
Namun detik berikutnya kamu sepertinya tidak menyukaiku
Apa yang ada dibenakmu?
Aku tak pernah paham
Kau membuatku bingung
Kau gengsi dan aku pun begitu
Kalau kau suka katakanlah
Pun sama halnya jikalau sebaliknya
Jangan membuatku ragu dan bimbang
Perbedaan ini sangat menyakiti perasaanku
Aku selalu berdoa pada Tuhan untuk menghilangkan perasaan ini
Tapi kenapa perasaan ini makin tumbuh?
Kenapa Tuhan tidak mengabulkan doaku?
Aku mencoba berpikir logika dengan akal sehatku
Dan membangun tembok yang sangat tinggi
Dengan alasan untuk melindungi hatiku
Agar tidak merasakan sakit ke sekian kalinya
Kala itu
Mencoba hubungan yang serius, tapi
Sakit karena impianku tidak didukung
Sakit karena tidak diterima dengan alasan perbedaan suku
Sudah cukup
Sudah lelah
Semoga aku bertemu dengan seseorang yang benar-benar mencintaiku seorang
Dan tulus menjalani hari
Bersamaku…
Memperjuangkanku….
Siapakah yang akan aku izinkan untuk aku beri kuci membuka tembok ini?

0 komentar:
Posting Komentar